“Komitmen dan dukungan Pimpinan Daerah di Tabalong baik itu di Eksekutif maupun Legislatif sangat diperlukan untuk mengaktifkan kembali Warukin,” tambahnya.
Diketahui, Bandara Warukin sempat menjadi andalan masya Tabalong dan sekitarnya yang ingin memanfaatkan moda transportasi udara.
Namun sangat disayangkan sejak pandemi Covid 19, penerbangan reguler di Bandara Warukin terhenti sampai dengan Sertifikat Bandar Udara (SBU) habis masa berlakunya.
(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
editor : TRI







