BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda, memberikan penjelasan terkait virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang kini sudah terdeteksi di Indonesia.
Menurut Tabiun, virus ini tidak terlalu berbahaya dan dapat dianggap seperti influenza biasa.
# Baca Juga :Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Masih Mengacu Jadwal Awal
# Baca Juga :Trio Motor Dua Naga Banjarmasin Meriahkan Henna Art, Sambut Kreativitas dan Kebersamaan dalam Komunitas
# Baca Juga :Yamin dan Ananda Resmi Jabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin
# Baca Juga :Perpustakaan Palnam Sambut Kunjungan Edukatif dari SMK Wikrama 1 Banjarmasin
“Virus HMPV itu tidak terlalu berbahaya, anggap seperti influenza biasa, jadi jaga kondisi tubuh, kebersihan, maka kalau batuk pakai masker,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (10/1/2025).
Tabiun menegaskan bahwa meskipun virus ini sudah masuk ke Indonesia, hingga saat ini belum ada kasus yang terkonfirmasi di Kota Banjarmasin.
Ia juga menambahkan bahwa kementerian terkait belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa virus HMPV berbahaya.
“Tidak ada rilis dari kementerian kalau berbahaya, tapi harus tetap waspada, ya,” tekannya.
Mengenai gejalanya, Tabiun menjelaskan bahwa virus ini menyebabkan pilek, dan lamanya gejala yang muncul tergantung pada kondisi tubuh masing-masing.
“Gejalanya pilek, kalau sudah terkena rentang waktunya tergantung kondisi tubuh, kalau kondisi tubuhnya bagus maka akan cepat membaik,” jelasnya.







