Angin ini memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi yang memperburuk risiko kebakaran. Saat angin bertiup melewati gurun di pedalaman, kelembapan udara menurun drastis, mengeringkan vegetasi di area yang dilewati.
Vegetasi yang kering ini kemudian menjadi bahan bakar yang mudah terbakar. Kecepatan angin Santa Ana biasanya berkisar antara 95 hingga 130 km per jam, tetapi embusan yang mencapai 160 km per jam juga dapat terjadi.
Kalimantanlive.com/eep
Editor: Elpian







