BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – M Alvin Noor, siswa kelas 7 di SMPN 24 Banjarmasin, merasa terbantu dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah.
Siswa berusia 14 tahun ini berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, sehingga bantuan tersebut sangat meringankan beban pengeluaran keluarganya.
# Baca Juga :Respons Positif Warnai Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 24 Banjarmasin, Begini Kata Ayani
# Baca Juga :Pemkab Tanah Bumbu Launching Program Makan Bergizi Gratis bagi Pelajar
# Baca Juga :Program Makan Bergizi Gratis Dilaksanakan di Banjarmasin
# Baca Juga :Dislutkan Kalsel Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Hari Nusantara 2024
“Sekarang pengeluaran jadi lebih hemat. Saya juga senang karena menunya enak, ada ayam, sayur, dan makanan lainnya,” ujar Alvin, Senin (13/01/2025).
Setiap hari, Alvin menempuh perjalanan sejauh 1,5 kilometer dengan berjalan kaki untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.
Selepas sekolah, Alvin memiliki aktivitas lain yang ia lakukan untuk membantu perekonomian keluarganya, yaitu berjualan kerupuk buatan sang ibu.
“Biasanya, setelah pulang sekolah, saya ganti baju dulu, lalu mulai berjualan kerupuk di sekitar sini,” tuturnya.
Ia menjual kerupuk seharga Rp5 Ribu per bungkus, dan dalam sehari bisa menjual hingga 10 bungkus.
Pendapatannya dari hasil berjualan mencapai Rp10 Ribu hingga Rp20 Ribu per hari, akan ia gunakan untuk kebutuhan pribadi dan membantu keluarganya.







