TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyiapkan anggaran sebesar Rp56 miliar untuk program makan bergizi gratis.
Anggaran puluhan miliar masuk dalam dana belanja tidak terduga (BTT) dikarenakan masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis)dari pemerintah pusat.
# Baca Juga :Serapan Anggaran 2025 Ditargetkan Capai 90 Persen, Kepala BPKAD Tabalong Lakukan Ini
# Baca Juga :WOW! Di Tabalong Ada Bajaj Listrik, BPKAD Luncurkan Lewat Program Bajaj Berkah
# Baca Juga :OPD Hingga Mitra Kerja di Tabalong Raih Penghargaan pada BPKAD Award 2023, Ini Juara Satunya
# Baca Juga :Gaji ASN Tabalong Januari 2025 Bakal Cair di Tanggal ini, Begini Penjelasannya
“Kalau sudah juknis keluar, anggaran ini akan geser ke dinas pendidikan atau bagaimana, kami masih menunggu juknis lebih lanjut,” jelas Kepala BPKAD Tabalong, H Husin Ansari, Selasa (14/01/2025).
Anggaran yang yang telah disiapkan ini untuk mengakomodir seluruh sekolah tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Adapun anggaran stimulan dalam mendukung program Presiden RI dengan perhitungan Rp7.500 perorang. Termasuk anggaran dari pemerintah pusat Rp71 triliun.
“Dari provinsi juga ada, kami sudah berkoordinasi ke pemerintah provinsi Kalimantan Selatan juga sudah menganggarkan Rp300 miliar untuk SD, SMP, SMA termasuk SLB,” katanya.







