“Apabila kami beritahukan kepada masyarakat maka kemungkinan akan terjadi banjir di daerah-daerah hulu selanjutnya,” jelas Haris.
Sementara, alat WRS milik BMKG Balikpapan untuk mendeteksi gempa dan tsunami yang telah terpasang di belakang Kantor Kecamatan Jaro.
“Alat ini bisa mendeteksi gempa sekecil apapun dan ini juga bisa akses bencana di seluruh Indonesia. Setidaknya alat ini kami bisa mengetahui dan memberikan kabar ke masyarakat,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
editor : TRI







