BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan memaparkan visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Visi utama RPJMD ini adalah mewujudkan “Kalsel Bekerja menuju Gerbang Logistik Kalimantan,” sesuai dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, H. Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Pembangunan Pusat Jantung Terpadu RSUD Ulin Melalui Forum Konsultasi Publik
Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor, menjelaskan bahwa penyusunan RPJMD telah diawali dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan dilakukan melalui proses harmonisasi dengan rancangan teknokratik RPJMD.
“Selama beberapa bulan ini, kami menemukan kesesuaian luar biasa antara visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur dengan rancangan teknokratik yang kami susun. Proses harmonisasi ini berjalan lancar,” ujar Ariadi saat Rapat Orientasi Penyusunan RPJMD di Kantor Bappeda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (16/1/2024).
Ia menambahkan, pelaksanaan RPJMD menghadapi tantangan besar, terutama dalam menyesuaikan visi “Kalsel Bekerja” (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera) dengan Rencana Strategis (Renstra) dari setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“RPJMD yang baik harus didukung oleh kualitas Renstra SKPD. Keduanya harus selaras untuk memastikan eksekusi yang optimal,” tegas Ariadi.
Saat ini, Bappeda Kalsel sedang mengerjakan tiga dokumen penting sekaligus, yakni RPJMD 2025-2029, RKPD murni 2026, dan RKPD Perubahan 2025.







