BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan sosialisasi peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan tim pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Provinsi Kalsel tahun 2025.
Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Ismet Bappeda Kalsel, Banjarbaru, Senin (20/1/2025), sebagai tindak lanjut dari rapat penyelenggaraan KKS pada November 2024.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dukung Wisuda Angkatan XV ASMI Citra Nusantara
Kepala Bidang Pemerintah dan Pembangunan Manusia Bappeda Kalsel, Rahmi, yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan memberikan panduan kepada OPD terkait fungsi masing-masing dalam mendukung program Kabupaten/Kota Sehat sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan.
“Penilaian KKS melibatkan 9 tatanan, dengan salah satu prasyarat utamanya adalah kabupaten/kota sudah mencapai status Bebas Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free/ODF) minimal 80 persen. Kami berharap 10 kabupaten/kota dapat memenuhi kriteria ini dan ikut dalam penilaian KKS pada tahun ini,” ujar Rahmi.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses penilaian akan dimulai pada Mei 2025. Sementara itu, tiga kabupaten, yaitu Balangan, Tanah Laut, dan Barito Kuala, kemungkinan tidak dapat berpartisipasi karena belum memenuhi prasyarat ODF.







