Bahas Soal Sampah, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq Sengaja Datang ke Tanah Bumbu

BATULICIN, KALIMANTANLIVE.COM – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq dalam rangka rapat penyelesaian sampah yang dihadiri seluruh camat, lurah, kepala desa, pengelola BSI, BSU dan PS3R Sekolah se Kabupaten Tanah Bumbu, bertempat di Arboretum At-ta’if Batulicin, Jumat (17/1/2025).

Kunjungan itu disambut Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Dr. Ambo Sakka didampingan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rahmat Prapto Udoyo.

# Baca Juga :Sekda Ambo Sakka Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Tanah Bumbu Periode 2024-2029

# Baca Juga :Puskesmas Darul Azhar Harumkan Nama Kabupaten Tanah Bumbu di Tingkat Provinsi

# Baca Juga :Pentingnya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan untuk Kabupaten Tanah Bumbu

# Baca Juga :Perkuat Keandalan Listrik Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, PLN Resmikan Gedung Kantor Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Batulicin

Menteri Lingkungan Hidup didampingi Staf Ahli Menteri dan Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya mengatakan bahwa kewajiban penyelenggaraan pengelolaan sampah ada di pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga ketingkat desa.

Oleh karena itu pemerintah wajib merumuskan langkah-langkah operasional. Sehingga permasalahan sampah dapat tuntas paling tidak di tahun 2025 – 2026.

“Penuntasan pengelolaan sampah bisa kita lakukan secara bersama-sama adalah rencana aksi kita kolaborasi penuntasan masalah pengelolaan sampah di Indonesia harus selesai di tahun 2025 – 2026. Karena persoalan sampah di Indonesia sebenarnya sudah cukup berat sehingga harus segera kita urai mulai dari hulu,” ujar Hanif Faisol.

Ia berharap di tahun 2026 kedepan seluruh mekanisme dan pola penyelesaian masalah sampah bisa terurai mulai dari rumah tangga.

“Pengelolaan sampah terus kita lakukan baik melalui BSI, BSU, dan lebih penting membangun budaya cinta kebersihan lingkungan kepada anak-anak kita melalui Sekolah Adiwiyata,” ungkapnya.