BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tenaga pendamping dengan mengadakan uji psikologi bagi Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan konsultan individual.
Kegiatan ini melibatkan pihak ketiga, Kapita Psikologi, untuk memastikan proses seleksi menghasilkan tenaga profesional yang mampu mendukung program perbaikan rumah layak huni.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Fokus Tingkatkan Pengalaman Wisata di Kebun Raya Banua pada 2025
Kepala Disperkim Kalsel, Mursyidah Aminy, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, terdapat 1.030 unit rumah yang membutuhkan peningkatan kualitas.
Oleh karena itu, rekrutmen dilakukan melalui tahapan seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, hingga psikotes untuk mengidentifikasi calon pendamping yang memenuhi syarat.
“Tenaga pendamping ini akan bertugas mulai dari verifikasi ulang rumah penerima bantuan, perencanaan perbaikan, penyusunan rencana anggaran, hingga pelaksanaan fisik perbaikan dan pelaporan,” jelas Mursyidah di Banjarbaru, Senin (20/1/2025).
Langkah ini bertujuan untuk memastikan program berjalan secara efektif, efisien, dan akuntabel sehingga dana bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran.
Dengan proses rekrutmen yang ketat, Disperkim Kalsel berharap dapat menghadirkan pendamping yang berkualitas dan berkontribusi optimal bagi masyarakat penerima manfaat.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







