Perusahaan sudah menyatakan kesanggupan antara lain, PT Palma Prima seluas 3 hektare, PT JAR Tbk seluas 10 hektare, PT MSAM seluas 10 hektare, PT Sawitakarya Menunggul seluas 7,01 hektare.
Kemudian, PT Mitra Nusa Permata seluas 7,01 hektare, PT SKIP seluas 7,87 hektare, dan PT Tapian Nadenggan seluas 7,87 hektare.
Kepala DKPP Saperiani mengatakan, target luasan lahan khususnya untuk Kotabaru 42.595,55 hektare.
Menurut Saperiani, melihat dari data ini, kemungkinan untuk mencapai 50 persen cukup berat. Sebab, diketahui jika memang perusahaan menetapkan target berdasarkan TBM (tanaman belum menghasilkan).
Selain menjadi kendala, sambung Saperiani, biasanya perusahaan sudah menanami kacang-kacangan (rambatan) untuk menutup.










