TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung di Kabupaten Tabalong memanen hasil kebun hortikultura, Rabu (22/01/2025).
Penen kali ini menghasilkan 30 kilogram hasil kebun terong dan kembang kol sebagai bukti nyata pembinaan kepada warga binaan melalui sektor pertanian.
#Baca Juga :Warga Binaan Lapas Tanjung Tebar Ribuan Bibit Ikan, Upaya Berikan Keterampilan Setelah Jalani Masa Hukuman
#Baca Juga :Hadapi Bencana Alam, BPBD Tabalong Pastikan Stok Logistik Cukup
#Baca Juga :Satresnarkoba Polres Tabalong Musnahkan Barang Bukti, Ada Sabu dan Ekstasi
Program budidaya hortikultura ini sebagai bagian upaya pembinaan kemandirian untuk memberikan keterampilan bercocok tanam bagi para warga binaan.
Sehingga hal tersebut menjadi bekal produktivitas bagi warga binaan Lapas Tanjung setalah menjalani masa hukuman dan kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Tanjung, Hakim Sanjaya mengapresiasi atas kerja keras para warga binaannya yang tergabung dalam kegiatan positif tersebut.
“Hari ini kita berhasil memanen terong dan kembang kol dengan kualitas yang sangat baik. Program ini tidak hanya mengasah keterampilan pertanian, tetapi juga mendukung semangat mereka untuk terus berkarya selama masa pembinaan,” ungkapnya.
Menurutnya, program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden yang menekankan pentingnya pengembangan ketahanan pangan sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Bahkan turut mendukung program akselerasi ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tanjung turut berkontribusi dalam memperkuat sektor pangan nasional dengan memberdayakan warga binaan secara aktif dan produktif.
“Hasil panen ini rencananya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dapur lapas dan sebagian akan dijual ke masyarakat sekitar sebagai upaya memperkenalkan hasil kerja warga binaan,” ujar Hakim.
Ia menambahkan, hasil panen kali ini menunjukkan bahwa Lapas Tanjung berkomitmen untuk memberikan pembinaan kemandirian berbasis agrikultur yang berdampak positif.
Tidak hanya berdampak bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat yang berada di sekitar lingkungan Lapas Tanjung.
“Semoga program ini terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa depan,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







