“Kerjasama antara pemerintah daerah, BWS Kalimantan III, dan pihak lainnya sangat penting. BWS Kalimantan III memiliki peran strategis dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, termasuk pembangunan infrastruktur drainase yang lebih baik,” lanjutnya.
Untuk mengurangi dampak banjir, direncanakan pembangunan waduk dan embung di bagian hulu.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025
Selain itu, konektivitas sistem drainase di Banjarmasin akan ditingkatkan, rumah pompa akan dibangun, dan sedimentasi sungai akan dikelola secara berkala.
“Dalam jangka pendek, fokus utama adalah memisahkan drainase primer, sekunder, dan tersier untuk mengurangi debit banjir di hilir,” jelasnya.
Herry juga menyebut bahwa kolam retensi dan ekstensi akan diuji sebagai solusi untuk menahan air dan meminimalkan genangan.
“Melalui sinergi semua pihak, diharapkan masalah banjir rob di Banjarmasin dapat teratasi secara efektif, sehingga masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan aman dari ancaman banjir,” tutupnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian








