“Isra dan Mi’raj mengajarkan kita untuk rendah hati (tawadhu), tangguh dalam menghadapi cobaan, serta menjaga salat sebagai kunci kehidupan,” kata Ustad Masrudin.
Ia juga menekankan bahwa salat bukan sekadar ritual, melainkan sarana untuk membentuk pribadi yang kuat, adil, dan tangguh dalam melawan kemungkaran.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Pengembangan Daerah Melalui Lima Kajian Penelitian Strategis di 2025
“Salat akan melahirkan manusia yang semangat memperjuangkan kebenaran dan keadilan,” tutupnya.
Acara ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan keimanan dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian










