Salah satu fokus utama adalah penurunan angka stunting melalui kolaborasi dengan berbagai instansi seperti Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan.
Program ini juga didukung dengan edukasi intensif kepada masyarakat.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Optimis Capai Target 99.540 Hektare untuk Swasembada Jagung
“Kami ingin memastikan program ini memberikan dampak nyata. Salah satu caranya adalah melalui sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan lembaga masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Dengan kolaborasi yang kuat dan implementasi program yang efektif, DPPPAKB Kalsel berharap dapat terus menciptakan perubahan positif yang berdampak langsung pada kehidupan perempuan dan anak di wilayah ini.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







