BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima anggaran sebesar Rp19 miliar untuk tahun anggaran 2025.
Dana tersebut akan digunakan untuk menjalankan sembilan program prioritas yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di provinsi ini.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025
Kepala DPPPAKB Kalsel, Sri Mawarni, menjelaskan bahwa anggaran ini akan mendukung berbagai kegiatan utama, seperti sosialisasi dan advokasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pembentukan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (D/KRPPA), penguatan layanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), hingga percepatan penurunan stunting.
“Kami memiliki total 22 kegiatan dengan 63 sub-kegiatan yang akan kami fokuskan pada 2025. Semua ini untuk memastikan target kesejahteraan perempuan dan anak tercapai,” ujar Sri Mawarni di Banjarbaru, Kamis (23/01/2025).
Sri juga merinci sembilan program prioritas yang meliputi:
Pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan.
Perlindungan perempuan.
Peningkatan kualitas keluarga.
Pengelolaan sistem data gender dan anak.
Pemenuhan hak anak.
Perlindungan khusus anak.
Pengendalian penduduk.
Pemberdayaan dan peningkatan keluarga sejahtera (KS).
Penunjang urusan pemerintah daerah Provinsi Kalsel.








