KALIMANTANLIVE.COM – Mantan pelatih AC Milan, Paulo Fonseca, dijatuhi denda sebesar 10.000 euro (sekitar Rp 171 juta) oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Kamis (23/1/2025) waktu setempat.
Denda ini diberikan menyusul komentarnya yang dianggap merugikan reputasi wasit dan institusi perwasitan secara keseluruhan.
# Baca Juga :Kyle Walker Resmi Gabung AC Milan! Rossoneri Kini Mirip Klub Premier League dengan Dominasi Pemain Inggris
# Baca Juga :Theo Hernandez Cetak Rekor Baru di AC Milan, Lewati Maldini dan Bidik 50 Gol
# Baca Juga :AC Milan Bikin Kejutan! Comeback Dramatis Tumbangkan Juventus, Derby Panas della Madonnina Menanti!
# Baca Juga :Harus Lawan Anak Sendiri di Laga Juventus Vs AC Milan, Sergio Conceicao Demam Tinggi
“Setelah pertandingan melawan Atalanta, mantan pelatih AC Milan menyampaikan pernyataan yang merugikan nama baik wasit dan institusi perwasitan,” kata FIGC dalam pernyataannya.
Selain Fonseca, AC Milan juga dikenai denda sebesar 5.000 euro terkait insiden tersebut.
Kritik keras usai kekalahan
Fonseca melontarkan kritik tajam terhadap wasit Federico La Penna setelah AC Milan kalah 1-2 dari Atalanta dalam pertandingan Serie A di Bergamo pada Sabtu (7/12/2024) dini hari WIB.
Pelatih asal Portugal itu menyebut bahwa hasil pertandingan tersebut “ditentukan” oleh keputusan wasit.
“Wasit yang menentukan hasil pertandingan ini, dan ini bukan pertama kalinya,” ujar Fonseca dalam wawancara usai pertandingan.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kesalahan wasit sering kali merugikan klub tertentu, termasuk AC Milan.
“Saya selalu menghormati pekerjaan wasit, tetapi terlalu banyak kesalahan yang terjadi setiap akhir pekan, dan itu selalu merugikan klub-klub tertentu. Cara wasit memimpin pertandingan ini adalah bentuk kurangnya rasa hormat terhadap Milan,” ujarnya.










