“Ke depan, menu makanan akan disesuaikan dengan apa yang disukai siswa. Hal ini dilakukan agar makanan benar-benar dikonsumsi dan tidak terbuang,” jelas Abiji.
Pelaksanaan program ini akan diawasi ketat oleh Dinas Kesehatan Balangan dan BPOM Tabalong. Pemeriksaan akan dilakukan untuk memastikan makanan memenuhi standar gizi, kebersihan, dan kelayakan konsumsi.
(Kalimantanlive.com/Kamil)
editor : TRI







