KALIMANTANLIVE.COM – Nur Khalim, ayah kandung dari Uswatun Khasanah (29), korban mutilasi yang ditemukan dalam koper di Ngawi, mendesak agar pelaku, Rohmad Tri Hartanto (33), dihukum mati. Desakan ini dilontarkan setelah jasad anaknya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tanpa kepala dan kaki.
“Harus dihukum berat! Kalau bisa, pelaku yang menyakiti anak saya seperti itu dijatuhi hukuman mati,” ujar Nur Khalim penuh emosi saat ditemui di rumah duka, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (27/1/2025).
# Baca Juga :VIDEO SADIS! Suami di Ciamis Ini Mutilasi Istri, Lalu Daging Potongan Tubuh Yanti Dijajakan ke Tetangga
# Baca Juga :Suami di Malang Bunuh Istri dengan Sadis, Tubuh Dimutilasi Jadi 10 Bagian Lalu Dimasukan ke Ember
# Baca Juga :5 Fakta Mutilasi Model Cantik Abby Choi, Potongan Kepala Ditemukan dalam Panci Berisi Sup
# Baca Juga :PNS Semarang Saksi Korupsi Tewas Dimutilasi dan Dibakar, Polisi: Selidiki Adanya Motif Lain
Nur Khalim juga berharap organ tubuh anaknya yang telah ditemukan pihak kepolisian dapat segera diserahkan untuk dimakamkan bersama jasad korban yang telah lebih dulu dikebumikan. “Harapannya segera dimakamkan jadi satu,” imbuhnya.
Hubungan dengan Pelaku
Nur Khalim mengaku mengenal pelaku hanya sebatas perkenalan yang dilakukan korban tiga tahun lalu. Saat itu, pelaku dikenalkan sebagai suami siri. Namun, Nur Khalim menegaskan dirinya tidak pernah menjadi wali nikah atas hubungan tersebut.
“Saya tidak pernah diminta menjadi wali nikah. Waktu itu saya marah besar,” ungkapnya.
Meski pelaku pernah beberapa kali datang ke Blitar bersama korban, Nur Khalim mengaku tidak memiliki banyak interaksi dengan pelaku. “Diajak korban ke rumah hanya sekitar tiga kali. Tapi sudah hampir setahun terakhir pelaku tidak datang lagi,” jelasnya.







