Denada Syok! Kabar Emilia Contessa Wafat di Tengah Kesibukan di Singapura, Langsung Terbang ke Banyuwangi

KALIMANTANLIVE.COM – Dunia hiburan Tanah Air berduka. Artis senior Emilia Contessa mengembuskan napas terakhir pada Senin (27/1/2025) pukul 18.00 WIB di Banyuwangi, Jawa Timur. Kabar ini membuat putrinya, Denada, yang berada di Singapura, langsung syok.

Manajer Emilia, Risna Ories, mengungkapkan bahwa Denada mendapat kabar duka secara mendadak.

# Baca Juga :10 Kabupaten/Kota di Kalsel Siap Berpartisipasi dalam Program Kabupaten/Kota Sehat 2025

# Baca Juga :Disnaker Tabalong Buka Pendaftaran Diksar Satpam Gartis 2025, Buruan Daftar Kouta 71 Orang

# Baca Juga :3 Artis Ibukota Dipastikan akan Hibur Masyarakat pada Malam Puncak Harjad ke-59 Tabalong

# Baca Juga :Duduki Peringkat Pertama, Kabupaten Balangan Jadi Daerah dengan Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 Tertinggi se-Kalsel

“Sore itu ada komunikasi beliau. Terus tiba-tiba diberitahu bahwa mama dibawa ke rumah sakit. Itu juga Dena syok banget,” kata Risna dalam pernyataan melalui Zoom, Senin malam.

Risna melanjutkan, kabar duka tersebut datang pukul 18.00 WIB. “Tiba-tiba jam 18.00 WIB sudah dikabarin bahwa ibunda sudah berpulang,” lanjutnya.

Denada Langsung Terbang ke Banyuwangi

Setelah mendengar kabar tersebut, Denada langsung memutuskan pulang ke Banyuwangi dari Singapura.

“Untuk sekarang ini, posisi Mbak Dena sudah berada di perjalanan ke Banyuwangi,” jelas Risna.

Denada terbang dari Singapura pukul 20.00 WIB dan melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi menggunakan mobil. Namun, putrinya, Aisha, tetap berada di Singapura.

“Aisha di Singapura, Mbak Dena ke Banyuwangi sendiri,” tambah Risna.

Riwayat Penyakit Emilia Contessa

Emilia diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi yang dideritanya selama bertahun-tahun.

“Kalau Tante Emil, setahu aku memang ada sakit gula (diabetes) sama darah tinggi dari dulu,” ungkap Risna.

Bahkan, Risna menambahkan, Emilia sempat beberapa kali menjalani pengobatan di Jakarta karena luka pada kakinya akibat komplikasi diabetes.

“Beliau juga sempat berobat di Jakarta untuk menyembuhkan luka di kakinya,” tutur Risna.