MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Peringatan Imlek atau memperingati Tahun Baru China, tepatnya Imlek 2576 Kongzili jatuh pada hari ini, Rabu, 29 Januari 2025.
Meskipun tidak seperti ramainya perayaan Tahun Baru China di daerah lain, warga Tionghoa Barito Utara Kalimantan Tengah tetap menjalaninya dengan penuh keceriaan, dan tidak melewatkan momentum hari besar ini untuk melakukan ibadah ritual yang penuh khidmat.
Populasi warga Tionghoa di Barito Utara terbilang tidak sebesar di daerah lain, namun mempertahankan nilai yang kaya akan tradisi dan simbolisme tetap dipertahankan dimanapun mereka berada, sebagai penghormatan yang tinggi dan suci.
BACA JUGA : Wartawan dan Wakil Ketua DPRD Barito Utara Kumpul Bareng, Diskusi Pers Sehat Hingga LPG 3 Kg
Kendati tanpa perayaan kembang api dan acara yang semarak, di Vihara Manggala Kirti Jalan Lingkar Kota Muara Teweh, beberapa warga Tionghoa menyempatkan diri untuk mendatangi Vihara ini bersama keluarganya dalam rangka menyambut Tahun “Ular Kayu” menurut kalender China tersebut.
Seorang Bapak asal Medan dari sebuah perusahaan di Barito Utara juga turut membawa anggota keluarganya untuk datang ke Vihara satu-satunya di Kota Muara Teweh ini yang dibangun pada tahun 2006.
Mengenakan busana merah-merah, mereka tampak bergantian melakukan ibadah yang didahului dengan memasuki Pagoda. Berlutut dan berdoa sambil memegang hio ditangannya. Selanjutnya memasuki ruang utama Vihara atau Dharmasala untuk ibadah berikutnya.
Ucapan Gong Xi Fa Cai atau “selamat mendapat lebih banyak kesejahteraan dan kemakmuran” diucapkan satu sama lain setelah ibadah selesai. Tidak lupa diselipkan angpao kepada yang hadir sebagai lambang kemurahan hati. Senyum bahagia dan ceria terpancar dari wajah para warga Tionghoa Barito Utara dipagi yang syahdu itu.
Ketua Vihara Manggala Kirti Muara Teweh Romo Kusdianto didampingi Bapak Akiong warga Tionghoa Barito Utara mengucapkan Selamat Tahun Baru China untuk tahun ini, dan berharap dapat mendatangkan kebahagiaan dan kesuksesan kepada segenap warga Tionghoa dan masyarakat pada umumnya (29/01/2025).








