BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalsel dalam menyelenggarakan sosialisasi Pemagangan Dalam Negeri 2025.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta memperkuat keterlibatan dunia usaha dan industri dalam penyerapan tenaga kerja di wilayah Kalsel.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Siapkan Bantuan Benih dan Bibit untuk Petani Terdampak Banjir
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Irfan Sayuti, melalui Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK), Indah Fajarwati, menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif dunia usaha dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.
“Sosialisasi kali ini ditujukan kepada anggota KADIN serta asosiasi lain seperti Apindo dan Gapki untuk memberikan pemahaman mengenai program pemagangan dalam negeri tahun 2025 dan manfaatnya,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis (30/1/2025).
Ia menjelaskan bahwa pemagangan dalam negeri merupakan bentuk pelatihan kerja berbasis tempat kerja, yang memungkinkan peserta memperoleh keterampilan melalui pengalaman langsung di industri.
Konsep learning by doing yang diterapkan dalam program ini memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga menjalankan tugas secara praktik.
Dengan demikian, peserta magang dapat mengasah keterampilan teknis (hard skills) serta meningkatkan sikap dan etos kerja (soft skills).










