Dua Penyerangan Oknum TNI dalam 3 Bulan, Warga Deli Serdang Kembali Jadi Sasaran

Tak terima dengan kejadian tersebut, Praka Darma meminta bantuan melalui grup WhatsApp kepada rekan-rekannya di Resimen Arhanud.

Dalam waktu singkat, sekitar 40 prajurit tiba di lokasi dan langsung melakukan serangan balasan! Akibatnya, warung warga mengalami kerusakan parah, tiga unit sepeda motor dan satu mobil juga ikut hancur.

Meskipun situasi kini telah kondusif setelah penyelesaian secara kekeluargaan, sebanyak 40 prajurit yang terlibat masih dalam pemeriksaan.

Kepala Staf Resimen Arhanud-2/SSM, Letkol Arip Budi Cahyono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi dengan para korban serta bertanggung jawab atas segala kerusakan materil yang terjadi.

“Kami dari satuan datang dengan iktikad baik. Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan berkomitmen untuk bertanggung jawab atas segala kerusakan,” tuturnya, Kamis (30/1/2025).

Warga Trauma, Apakah Kejadian Ini Akan Terulang? Dua insiden penyerangan dalam waktu singkat ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah keamanan warga masih bisa terjamin? Apakah kejadian serupa akan terus berulang?

Masyarakat Deli Serdang berharap agar aparat penegak hukum dan pihak militer benar-benar menindak tegas oknum-oknum yang terlibat dalam aksi kekerasan ini. Keamanan dan ketertiban harus ditegakkan, agar tidak ada lagi nyawa yang melayang akibat konflik yang semestinya bisa dicegah!

kalimantanlive.com/berbagai sumber
editor : TRI