Dua Penyerangan Oknum TNI dalam 3 Bulan, Warga Deli Serdang Kembali Jadi Sasaran

KALIMANTANLIVE.COM – Warga Deli Serdang kembali menjadi korban aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh oknum prajurit TNI. Dalam kurun waktu tiga bulan, dua penyerangan terjadi secara berturut-turut, menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.

Serangan oknum TNI di Desa Selamat, 1 warga tewas! Insiden pertama terjadi pada Jumat (8/11/2024) malam, ketika puluhan prajurit Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 menyerbu Desa Selamat, Deli Serdang. Dengan membawa senjata tajam, benda tumpul, dan pistol, mereka datang menggunakan sepeda motor serta berjalan kaki, menciptakan teror bagi warga.

# Baca Juga :Kabid Pemdes Dinsos PMD Barito Utara Ceritakan Kades dan Oknum Wartawan Tanpa Konfirmasi

# Baca Juga :3 Oknum TNI Tertangkap saat Penggerebekan 6 Titik Sarang Narkoba di Sumut

Tony Seno Aji, warga Dusun IV Desa Selamat, mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi setelah para prajurit TNI mencari seorang pemuda bernama Dewa.

“Kita tak tahu masalahnya apa. Tanya saja, langsung dipukul,” ungkap Tony, Selasa (12/11/2024).

Akibat aksi brutal ini, pemuda setempat mencoba melawan, membuat prajurit TNI melarikan diri ke arah asrama dan meninggalkan lima unit sepeda motor. Namun, penyerangan berlanjut ketika prajurit Armed menganggap dua anggota mereka disekap oleh warga Desa Selamat.

Mereka datang kembali dengan jumlah lebih besar, menyerbu desa untuk mencari dua prajurit tersebut.

Kepala Desa Selamat, Bahrun, menjelaskan bahwa sebelumnya sempat terjadi cekcok antara pemuda setempat dengan prajurit TNI di jalan. Malam harinya, insiden berdarah pun tak terhindarkan.

Akibat serangan itu, seorang warga bernama Raden Barus (61) tewas dengan luka parah, sementara 13 orang lainnya mengalami cedera serius. Kejadian ini juga menyebabkan trauma bagi anak-anak sekolah yang takut keluar rumah.

News Feed