BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung industri jasa keuangan daerah melalui inovasi dan digitalisasi dan berharap sektor keuangan daerah semakin kompetitif.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Lembaga Jasa Keuangan (LJK) daerah bertajuk “Working Together, Embracing Everyone” yang digelar pada Senin, (20/1/2025) di Kantor OJK Kalsel.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting, termasuk Kepala OJK Kalsel, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Kalsel, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), serta Direktur Utama Bank Kalsel. Turut hadir pula para profesional LJK yang berperan dalam pertumbuhan industri keuangan di Kalsel.
BACA JUGA: KPK Puji OJK atas Inovasi dalam Pencegahan Korupsi, Raih Peringkat 2 dalam SPI 2024
Dalam paparannya, Kepala OJK Kalsel, Agus Maiyo, menyoroti perkembangan ekonomi serta dinamika industri jasa keuangan di Regional Kalimantan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan daya saing di tengah tantangan global yang terus berkembang.
“Saya mengapresiasi kerja keras LJK daerah sepanjang 2024. Tahun 2025 akan menjadi tahun penuh peluang sekaligus tantangan, di mana inovasi dan digitalisasi akan menjadi faktor kunci keberhasilan,” ujar Agus.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transformasi digital, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan kualitas SDM adalah elemen krusial dalam menjaga pertumbuhan industri jasa keuangan yang berkelanjutan.
“Dengan adopsi digital yang lebih luas, manajemen risiko yang solid, serta program anti-fraud yang kuat, LJK di Kalsel dapat lebih siap merealisasikan target dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah,” tambahnya.










