BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar Forum Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan 2025.
Forum ini bertujuan untuk menjaring isu-isu strategis di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi guna penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel dan BI Kalsel Perkuat Sinergi untuk Kemajuan UMKM
Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, menekankan pentingnya penyelarasan dokumen perencanaan pembangunan yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan hasil pembangunan.
“Forum ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi tantangan ketenagakerjaan dan transmigrasi yang ada di Kalsel. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi dasar penyusunan draf awal RPJMD dan Renstra SKPD Disnakertrans 2025-2029,” ujarnya dalam acara yang digelar di Banjarmasin, Senin (3/2/2025).
Irfan memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Kalsel, di mana pada tahun 2024 tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 4,20%, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) berada di angka 70,22%.
Dibandingkan tahun 2023, terjadi penurunan TPT sebesar 0,11%, sementara TPAK mengalami kenaikan 0,46%. Jumlah pengangguran juga berkurang sekitar 320 orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel 2024.










