Modifikasi Cuaca di Kalsel Sukses Kurangi Risiko Banjir

Tak Berkategori

Hal ini mengingat Kalsel akan menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN), yang akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara.

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, menegaskan bahwa operasi ini bukan untuk menghilangkan hujan sepenuhnya, melainkan untuk mengendalikan intensitasnya.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dirikan Dapur Umum di Martapura Timur untuk Bantu Korban Banjir

“Modifikasi cuaca dilakukan dengan cara mendistribusikan curah hujan ke area yang lebih aman, seperti laut. Kami menggunakan satu ton garam dan kapur tohor di awan yang berada di atas laut agar hujan tidak turun di daratan,” ujarnya.

Menurutnya, garam berfungsi mempercepat turunnya hujan sebelum awan mencapai daratan, sementara kapur tohor membuyarkan awan agar hujan tidak terbentuk.

“Dua teknologi ini, yaitu mempercepat dan membuyarkan hujan, digunakan secara bersamaan. Efektivitasnya mencapai 70 persen, dan BMKG telah membentuk unit khusus untuk mengembangkan teknologi ini lebih lanjut,” pungkasnya.

Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian