DPD KNPI Gelar Gerakan Penanaman Padi Sawah di Desa Juai, Begini Hasilnya

Tak Berkategori

PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam rangka meningkatkan produksi padi dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Balangan, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Balangan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar Gerakan Penanaman Padi Sawah di Desa Juai, Kecamatan Juai, Senin (3/2/2025).

Acara ini dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Balangan, Harry Khairil Hadi beserta jajaran, para anggota Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Juai, Camat Juai, serta Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan.

# Baca Juga :Pemkab Balangan Laksanakan Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2025

# Baca Juga :Pemkab Kotabaru Tunggu Keputusan Rencana Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

# Baca Juga :Penuhi Kebutuhan Pendidikan, Pemkab Tabalong Bangun Gedung Baru SDN 3 Pembataan

# Baca Juga :Pelayanan Maksimal 2025, BPBD Balangan Tingkatkan Kualitas Gedung dan Pengembangan SDM untuk

Dalam sambutannya, Ketua DPD KNPI Balangan, Harry Khairil Hadi menegaskan, pentingnya keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Balangan peduli terhadap ketahanan pangan dan siap berkontribusi dalam meningkatkan produksi pertanian di daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali diadakan.

Sementara itu, Bupati Balangan, H Abdul Hadi melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Neneng Jamilal menegaskan pentingnya pertanian yang merupakan kunci bagi ketahanan pangan dan pembangunan daerah.

Ia berharap, generasi muda tidak hanya memiliki keterampilan bercocok tanam, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen secara optimal.

“Kita ingin melihat petani milenial yang tidak hanya pintar dalam bercocok tanam, tetapi juga menguasai teknologi pertanian modern sehingga hasil panen lebih optimal,” ujarnya.

Abdul Hadi juga menyoroti banyaknya anak muda yang merasa gengsi untuk terjun ke dunia pertanian. Padahal menurutnya merupakan pekerjaan yang memiliki inovasi yang menjanjikan.

“Saat ini sudah banyak petani muda yang membuktikan bahwa pertanian bisa menjadi bidang yang penuh kreativitas dan inovasi. Dengan semangat dan teknologi, pertanian kita tidak hanya lestari tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,” tambahnya.