BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Labkesda Kalsel) menghadirkan dua layanan unggulan pada tahun 2025, yakni layanan kimia medik dan kimia lingkungan, guna meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan dan lingkungan di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Kimia dan Patologi Labkesda Provinsi Kalsel, Murliani, menyampaikan bahwa inovasi dalam bidang kimia lingkungan mencakup pemeriksaan Total Suspended Particulates (TSP), kebisingan, serta pengukuran kualitas udara selama 24 jam secara lebih akurat dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Tanam 800 Bibit Eucalyptus Alba di Forest City Banjarbaru
“Ini merupakan peningkatan signifikan dalam pengujian kualitas udara dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Murliani di Banjarmasin.
Sementara itu, di bidang kimia medik, Labkesda akan memperkenalkan layanan baru untuk pemeriksaan bayi baru lahir, termasuk Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), Skrining Hyperplasia Adrenal Kongenital (S-HAK), dan pemeriksaan G6PD untuk mendeteksi anemia.
“Langkah ini mendukung program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sesuai dengan nawacita Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Labkesda juga membangun gedung baru yang dikhususkan untuk pemeriksaan biomolekuler, termasuk pemeriksaan DNA.
“Tahun ini, fokus utama kami adalah pemeriksaan DNA virus, terutama untuk skrining kanker leher rahim (HPV DNA), serta rencana perluasan ke pemeriksaan DNA manusia,” ungkap Murliani.

