BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) mencatat pertumbuhan ekonomi Kalsel pada triwulan IV-2024 sebesar 5,15 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (y-on-y).
Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Kalsel, Martin Wibisono, dalam jumpa pers yang digelar di Aula BPS Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Rabu (5/2/2025).
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Profesionalisme Pengelola LKS Melalui Bimtek
Martin mengungkapkan bahwa sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,35 persen, diikuti oleh Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,55 persen, serta Industri Pengolahan yang tumbuh 8,38 persen.
“Struktur PDRB Kalimantan Selatan menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan IV-2024 masih didominasi oleh sektor Pertambangan dan Penggalian dengan kontribusi sebesar 30,15 persen, diikuti oleh Industri Pengolahan sebesar 11,70 persen, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 9,90 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 9,75 persen. Keempat sektor ini menyumbang total 61,51 persen dari perekonomian Kalsel,” jelas Martin.
Dari sisi sumber pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2024, kontribusi terbesar berasal dari Industri Pengolahan sebesar 1,04 persen, diikuti Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,66 persen, serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,60 persen.
Namun, dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q), ekonomi Kalsel mengalami kontraksi sebesar 0,27 persen.

