“Namun, untuk perjalanan yang berkaitan dengan investasi dan promosi daerah, kami tetap mempertimbangkan anggaran agar tetap efektif,” ucap Adya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk melakukan efisiensi anggaran, terutama dalam perjalanan dinas dan belanja operasional lainnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Tanam 800 Bibit Eucalyptus Alba di Forest City Banjarbaru
Instruksi ini bertujuan untuk memastikan anggaran pemerintah digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
Pemprov Kalsel berkomitmen untuk menjalankan kebijakan tersebut sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
Namun, Pemprov Kalsel juga berharap kebijakan ini tetap mempertimbangkan kebutuhan operasional pemerintahan daerah agar tidak menghambat kinerja pelayanan publik.
“Untuk perjalanan dinas, Pemprov Kalsel pada akhir 2024 sudah mengurangi atau memotong 30 persen. Kami berharap Kemendagri dapat memasukkan pemotongan ini ke dalam Inpres 50 persen, sehingga Pemprov Kalsel hanya perlu mengurangi 20 persen lagi dari anggaran perjalanan dinas,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

