“Media harus berada di garda terdepan dalam mengawal ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya Hexa Helix, yaitu sinergi antara Pemerintah, Institusi Keuangan, Komunitas, Akademisi, Pengusaha, dan Media.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Tunggu Edaran Kemendagri Terkait Efisiensi Anggaran
Namun, ia mencatat bahwa keterlibatan pengusaha dalam sektor pertanian masih terbatas, terutama dalam hal selain pengadaan pupuk.
Sementara itu, Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Abdul Roni Angkat, menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis bagi pemerintah dalam mendorong swasembada pangan.
“Publikasi yang baik dapat memotivasi dan mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya ketahanan pangan dan memperkuat peran media dalam mendukung kebijakan pertanian berkelanjutan di Indonesia.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

