Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin pertumbuhan media terganggu oleh pesatnya perkembangan AI. Sebaliknya, media diharapkan mampu beradaptasi agar tetap menjalankan perannya sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial.
Hal senada disampaikan CEO Grup WIR, Adiprimo Rizky, yang menjadi salah satu pemateri dalam seminar tersebut. Menurutnya, AI bukanlah ancaman, melainkan teknologi yang dirancang untuk mendukung dan membantu manusia dalam berbagai aspek kehidupan.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Edukasi Masyarakat Soal Mitos & Fakta Tumor Ganas THT di World Cancer Day 2025
“Saya melihat AI sebagai assistive technology, yang dapat membantu kita menjawab berbagai tantangan sehari-hari, termasuk di dunia media,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

