Transformasi ini mencakup enam pilar utama, yakni layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, serta teknologi kesehatan.
“Penerapan transformasi kesehatan ini harus didukung oleh perencanaan dan penganggaran yang matang, sesuai dengan target dan indikator yang jelas, sehingga tujuan pembangunan kesehatan di Kalsel dapat tercapai dengan optimal,” tambahnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Tunggu Edaran Kemendagri Terkait Efisiensi Anggaran
Dengan adanya rencana induk bidang kesehatan yang disusun oleh Kementerian Kesehatan, Muslim berharap dapat menjadi acuan bagi penyusunan RPJMD serta rencana strategis (renstra) di tingkat daerah.
Perencanaan yang baik harus memenuhi berbagai persyaratan, seperti berbasis data faktual, logis, fleksibel, berkomitmen tinggi, serta komprehensif untuk memastikan pembangunan kesehatan yang maju dan berkelanjutan.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

