“Alhamdulillah, Indeks KAMI kita tergolong tinggi. Saat ini, kita fokus beralih dari versi 4.2 ke versi 5.0. Hal ini juga berkat upaya Pemprov Kalsel yang telah membentuk tim CSIRT di 13 kabupaten/kota, menjadikan Indeks KAMI Kalsel sebagai perhatian BSSN RI,” tambahnya.
Suci berharap Indeks KAMI Provinsi Kalsel pada tahun 2025 bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Tanam 800 Bibit Eucalyptus Alba di Forest City Banjarbaru
Sementara itu, Sandiman Madya BSSN RI, Lukman Nul Hakim, yang menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut, menilai bahwa Pimpinan Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki komitmen tinggi dalam menjaga keamanan informasi.
“Saya cukup bangga bahwa di luar Jawa, Provinsi Kalsel menjadi provinsi kedua di Indonesia yang telah membentuk CSIRT baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini menunjukkan komitmen yang tinggi dari pimpinan daerah,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa kegiatan self-assessment yang dilakukan dalam sosialisasi ini bertujuan untuk menilai kesiapan Pemerintah Provinsi Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota dalam pengendalian keamanan informasi.
“Kegiatan ini bertujuan agar rekan-rekan di Provinsi Kalsel dapat melakukan self-assessment secara mandiri untuk mengukur kesiapan mereka dalam pengendalian keamanan informasi di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

