BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar rapat koordinasi strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga terkait, serta masyarakat dalam memerangi narkoba.
Kegiatan yang berlangsung di Banjarmasin pada Selasa (11/2/2025) ini dihadiri oleh Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel Brigjen Pol Wisnu Andayana, Gubernur Kalsel H. Muhidin yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Adi Santoso, serta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), akademisi, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Bersiap Gelar Series Kedua Kejurnas Triathlon 2025
Dalam sambutannya, Brigjen Pol Wisnu Andayana menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Masalah narkotika merupakan tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui forum ini, kami berharap terjalin sinergi yang lebih kuat dalam mengimplementasikan program P4GN di Kalsel,” ujarnya.
Brigjen Wisnu juga mengungkapkan bahwa koordinasi yang baik telah membawa hasil positif dalam upaya pemberantasan narkoba di Kalsel.
“Sebelumnya, Kalsel berada di peringkat 6 secara nasional dalam tingkat penyalahgunaan narkotika. Saat ini, kita berhasil turun ke peringkat 9. Ini menunjukkan bahwa kerja sama yang baik dapat memberikan dampak nyata. Namun, kita tidak boleh lengah dan harus terus memperkuat sinergi,” tambahnya.
Sementara itu, Adi Santoso menyampaikan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak individu, keluarga, serta stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.

