Tidak hanya itu, Rahmad meminta kuota PPPK untuk kotabaru dan yang lulus paruh waktu, priotitas menjadk full waktu.
“Nanti regulasinya seperti apa, kita perjuangkan kawan-kawan yang sudah ikut tes PPPK. Kami juga akan mempertanyakan nasib kawan-kawan yang sudah mengabdi cukup lama, tapi belum masuk data BKN,” katanya. (*)
Kalimantanlive.com/Ger







