BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 di Banjarbaru.
Acara ini bertujuan untuk membahas strategi peningkatan kemandirian dan kemajuan desa guna mendukung visi pembangunan daerah dan nasional.
Kepala Dinas PMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, menegaskan pentingnya memperbanyak desa berstatus mandiri. Saat ini, dari total 1.871 desa di Kalsel, sebanyak 808 desa telah mencapai status mandiri, 844 desa berstatus maju, dan sisanya masih berkembang.
“Dengan capaian 88 persen desa mandiri dan maju, fokus utama ke depan adalah mendorong desa berkembang agar naik kelas,” ujar Fakhmansyah.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya ketahanan pangan, di mana minimal 20 persen dana desa harus dialokasikan untuk mendukung program ini. “Kalsel diharapkan mampu berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional,” tambahnya.
Dinas PMD Kalsel juga berkomitmen untuk memberikan pendanaan bagi pengembangan desa, percepatan pembangunan fisik, serta ketahanan bencana melalui bidang pengembangan kawasan perdesaan.

