“Keselamatan di jalur pelayaran mungkin bukan prioritas utama, tetapi kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan dokumen kapal serta kegiatan yang menjamin kelancaran lalu lintas di sungai dan wilayah perairan,” tambah Fitri.
Untuk mendukung transportasi darat, Dishub Kalsel juga berupaya mengoptimalkan peran terminal sebagai titik transit angkutan umum. Dengan adanya BTS, BRT, dan feeder di kabupaten/kota, terminal mulai kembali aktif dan pendapatannya meningkat.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi untuk Percepatan Penurunan Stunting
“Terminal kini kembali menggeliat, dan pendapatannya mengalami peningkatan seiring kehadiran BTS, BRT, serta feeder-feeder yang mendukung angkutan umum massal,” jelas Fitri.
Fitri juga menyampaikan bahwa pemasangan PJU pada tahun 2025 ditunda karena efisiensi anggaran, sehingga banyak usulan yang belum dapat direalisasikan.
Namun, pemasangan rambu, APILL, dan marka jalan tetap akan berjalan guna meningkatkan keselamatan lalu lintas.
“Mudah-mudahan pada anggaran perubahan nanti ada kesempatan untuk mengalokasikan kembali anggaran PJU,” tutup Fitri.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

