BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengupayakan revitalisasi industri pengolahan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Upaya ini mencakup transformasi pertanian, hilirisasi perkebunan karet dan sawit, pengembangan sektor perikanan tambak, serta optimalisasi hilirisasi pertambangan seperti batubara dan bijih besi.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Bersiap Gelar Series Kedua Kejurnas Triathlon 2025
Selain itu, pembangunan infrastruktur berkelanjutan juga menjadi prioritas untuk menjamin kelancaran rantai pasok industri yang sudah ada maupun yang berpotensi berkembang.
Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Abdul Rahim, menyampaikan hal tersebut dalam Forum Perangkat Daerah yang digelar di Aula Kantor Disperin, Banjarbaru, Kamis (13/2/2025).
Forum ini bertujuan merumuskan isu-isu strategis sebagai bahan penyusunan RPJMD dan Renstra Tahun 2025-2029.
“Forum ini menjadi wadah bagi pemangku kepentingan untuk berbagi informasi terkait kondisi perindustrian di berbagai daerah. Diharapkan, informasi yang diperoleh dapat menjadi acuan dalam mendukung visi dan misi Kalsel untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” ujar Abdul Rahim.

