PLN Pastikan Keamanan Kelistrikan Jelang Perayaan Cap Go Meh 2025, Melalui Agenda Inspeksi Infrastruktur Kelistrikan

Tak Berkategori

SINGKAWANG, Kalimantanlive.com – Menyambut perayaan Cap Go Meh 2025 yang akan berlangsung meriah di Kota Singkawang pada 12 Februari mendatang, PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B) Kalimantan melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pontianak menggelar inspeksi infrastruktur kelistrikan secara menyeluruh.

Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan listrik tetap stabil dan aman demi kenyamanan masyarakat saat menikmati momen istimewa tersebut.

BACA JUGA: PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Dalam agenda bertajuk Care For Asset, PLN melakukan inspeksi langsung di Unit Layanan Transmisi Gardu Induk (ULTG) Singkawang. Kegiatan ini dipimpin oleh Erwin Anshori, Executive Vice President Transmisi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, didampingi jajaran manajemen PLN UIP3B Kalimantan serta PLN UPT Pontianak pada Senin (10/2/2025).

Tim PLN melakukan inspeksi di Gardu Induk Bengkayang guna memastikan keandalan sistem kelistrikan stabil bagi masyarakat selama perayaan Cap Go Meh 2025 di kota Singkawang. (humas PLN)

Tim meninjau jaringan transmisi (SUTT/SUTET) hingga Gardu Induk (GI) demi memastikan keandalan sistem kelistrikan tetap prima selama perayaan berlangsung.

“Cap Go Meh adalah momen penting bagi masyarakat, dan kami berkomitmen untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang andal dan aman. Dengan kesiapan infrastruktur yang optimal, kami ingin memastikan perayaan berjalan lancar tanpa hambatan listrik,” ujar Erwin.

Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapan tim dalam menjaga stabilitas listrik selama acara berlangsung.

“Kami telah menyiapkan tim siaga selama 24 jam yang siap menangani berbagai potensi kendala di lapangan. Dengan inspeksi ini, kami memastikan seluruh sistem berfungsi dengan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Cap Go Meh dengan tenang dan nyaman,” jelas Riko.