PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan telah berkomitmen untuk melakukan pemilahan sampah di daerahnya. Komitmen ini melahirkan langkah inovatif dalam pengelolaan sampah khususnya sampah plastik menjadi produk kerajinan.
Kerajinan yang dihasilkan dari sampah plastik ini beragam, mulai dari gantungan kunci, tas, rak, dompet, hingga tikar.
# Baca Juga :Amankan Ketahanan Pangan di Daerah, Anggota DPRD Balangan Ajak Anak Muda Lakukan Ini
# Baca Juga :Dukung Program Percepatan Penurunan Stunting di Balangan, Adaro Group Lakukan Ini
# Baca Juga :Program Cek Kesehatan Gratis Ulang Tahun Resmi Diluncurkan, Ini Penjelasan Kadinkes Balangan
# Baca Juga :Program Kartu Balangan Pintar Tahun 2025, Pemkab Balangan Salurkan Bantuan untuk 1.658
Ketua TP PKK Desa Muara Jaya, Dina Hidayati menyampaikan, pengelolaan sampah plastik tersebut berawal dari inisiatif ibu rumah tangga setempat.
“Awalnya hanya untuk keperluan pribadi, hingga muncul ide untuk menjadikannya sebagai usaha ekonomi produktif,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025).
Dina menjelaskan, sampah yang dikumpulkan kebanyakan berasal dari sampah rumah tangga seperti bekas minuman, bungkus deterjen, dan sampah lainnya.
“Sampah-sampah tersebut dikumpulkan di bank sampah Desa Muara Jaya untuk kemudian dipilah dan diolah menjadi kerajinan tangan,” ujarnya.
Pengumpulan sampah rumah tangga dilakukan setiap kegiatan posyandu, di mana para ibu membawa sampah mereka untuk dipilah. Sebagian sampah diubah menjadi produk kerajinan bernilai jual, sementara sebagian lainnya diolah menjadi pupuk organik.

