BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perindustrian 2025 dengan tema “Pertumbuhan Ekonomi Melalui Hilirisasi dan Industrialisasi yang Berkelanjutan”, di Banjarmasin, Sabtu (15/2/2025).
Rakornis ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam membangun industri yang maju dan berdaya saing di Kalsel.
BACA JUGA: 2.464 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi CPPPK Tahap II Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang diwakili oleh Kepala Disperin Kalsel, Abdul Rahim, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Abdul Rahim menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memperkuat daya saing industri daerah.
“Kalsel memiliki potensi besar sebagai gerbang logistik Kalimantan. Untuk itu, kita perlu memanfaatkan peluang yang ada dengan membangun industri yang tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sejalan dengan misi “Kalsel Bekerja”, Disperin Kalsel menargetkan percepatan hilirisasi industri, pengembangan kawasan industri dan ekonomi khusus, serta penguatan sektor industri halal.
Saat ini, tujuh kawasan industri tengah dipersiapkan, termasuk Kawasan Industri Batulicin, Jorong, dan Tarjun. Selain itu, KEK Mekar Putih dan KEK Setangga juga dalam tahap pengembangan.

