“Pengolahan sampah ini nantinya akan menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman di sekolah, sekaligus menjadi media pembelajaran wirausaha bagi siswa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhammadun menekankan bahwa program ini sejalan dengan Kurikulum Nasional, terutama pada dimensi pendidikan karakter yang mencakup akhlak terhadap alam.
“Kami berharap dengan adanya program ini, para siswa dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan, bahkan bisa menerapkan ilmu yang didapat di rumah masing-masing,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian

