Sebagai solusi sementara, Ibnu Sina mengusulkan agar TPA Basirih tetap dibuka selama enam bulan ke depan, agar pihaknya bisa membuang sisa sampah yang belum terkelola.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat diterima oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk membantu menyelesaikan persoalan sampah yang semakin mendesak ini.
“Kami mohon kebijaksanaan dari Menteri, agar dalam enam bulan ke depan kami masih bisa membuang sampah ke TPA Basirih, karena itu akan menjadi solusi untuk masalah yang ada,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Lina)
editor : TRI

