TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Tabalong melaksanakan apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Gedung Pendopo Bersinar, Senin (17/02/2025) pagi.
Apel dipimpin langsung oleh Pj Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah, turut hadir Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Budi Sanjaya Galih dan Wakapolres Tabalong, Kompol Hendra Sumala Sartio.
# Baca Juga :Anggota DPRD Kalsel dan Plt Gubernur Muhidin Hadiri HUT ke-59 Kabupaten Tabalong
# Baca Juga :Pleno Tingkat Kabupaten Tabalong Berakhir, Paslon 03 H Fani-Habib Taufan Raup Suara Terbanyak
# Baca Juga :Rayakan Hari Jadi ke-59 Kabupaten Tabalong Bersama Bank Kalsel, Cashback Hingga 59 Persen Menanti
# Baca Juga :Dispersip Kalsel Roadshow ke Kabupaten Tabalong, Begini Sambutan Siswa
Sedangkan untuk peserta apel diikuti personel TNI-Polri serta jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tabalong.
Apel kali ini mengangkat tema Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemersatu Bangsa Mewujudkan Asta Cita yang mengandung makna yang mendalam.
Dalam sambutan Pj Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah menyampaikan, Korpri sebagai organisasi yang menaungi para ASN harus menjadi perekat dan pemersatu bangsa dalam keberagaman yang dimiliki.
Sehingga momentum peringatan HKN ini untuk mengingat kembali esensi dari tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara.
“Sebagai bagian dari pemerintah, kita memiliki kewajiban untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta memastikan kebijakan yang kita jalankan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, seluruh ASN juga untuk bersinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan Asta Cita program Prabowo Subianto yaitu delapan landasan utama kemajuan daerah dan bangsa.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk memahami beberapa poin penting dalam menjalankan tupoksi kita sebagai abdi negara,” ungkap Hamida.
Menurutnya, setiap ASN ditekankan harus memiliki moralitas yang tinggi, bekerja dengan jujur dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Bahkan lebih dari itu juga harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan yang cepat, transparan dan efisien.
“Perlu diperhartikan juga dalam menghadapi tantangan zaman, kita tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi antarinstansi dan inovasi dalam memberikan solusi bagi permasalahan di daerah,” ujarnya.

