Dinkes Balangan Gencarkan Program Kelas Ibu Hamil, Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Jabatan Fungsional (JF) Administrasi Kesehatan Ahli Muda Dinkes Balangan, Maya Sari mengungkapkan bahwa AKI di Balangan menurun, yang awalnya dari 7 kasus pada tahun 2021 menjadi 2 kasus pada tahun 2024.

Maya Sari juga menyebutkan bahwa sebagian besar kematian ibu terjadi pada masa nifas, sehingga Dinas Kesehatan semakin memperkuat layanan pasca-persalinan untuk meminimalkan risiko kematian.

BACA JUGA: Bapperida Balangan Gelar Rakoor Hasil Musrenbang Kecamatan, Pastikan Usulan Berkualitas 

Meskipun begitu, AKB di Kabupaten Balangan masih tidak stabil. Tercatat, terdapat 30 kasus kematian bayi pada tahun 2021, yang turun menjadi 18 kasus pada tahun 2022, namun kembali naik menjadi 25 kasus pada tahun 2024.

Faktor penyebab kematian bayi meliputi faktor endogen, seperti kelainan bawaan, serta faktor eksogen, yaitu faktor lingkungan.

Melihat hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan ibu dan bayi melalui program-program berkelanjutan.

(Kalimantanlive.com/Kamil)