MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Dengan tujuan untuk merumuskan prioritas pembangunan sebagai fokus utama pada tahun anggaran berikutnya, di Kantor Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau dikenal dengan sebutan “Musrenbang”, Pada Rabu, 19 Februari 2025, Pagi.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Teweh Baru, dengan dihadiri langsung oleh pucuk Pimpinan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Pj. Bupati Drs. H. Muhlis dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Dalam forum ini dirangkum berbagai permasalahan yang menjadi isu strategis, guna menjadi bahan masukan serta dimuat dalam alokasi pendanaan di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Kecamatan.
BACA JUGA : Tiap Tahun Langganan Raih WTP Dari BPK, Tidak Indikator Kabupaten Bersih Korupsi
Pj. Bupati Barito Utara, Drs. H Muhlis saat diwawancara media ini menyampaikan, bahwa dalam Musrenbang ini dibahas berbagai skala prioritas, sehingga hasil dari kegiatan ini merupakan rangkuman dari berbagai permasalahan Desa dan Kelurahan di Kecamatan Teweh Baru.
“Nanti dari berbagai prioritas yang disusun mereka, akan diajukan lagi pada Musrenbang tingkat Kabupaten untuk dibahas kembali,” jelas Muhlis usai kegiatan.
Muhlis mengharapkan semua yang diajukan dalam Musrenbang ini dapat diakomodir sepenuhnya. Namun seandainya belum dapat terpenuhi diharapkan untuk bersabar, karena tentu akan dipertimbangkan pula dari tingkat kebutuhan atau urgensinya.
“Sebagian besar adalah infrastruktur. Masih ada jalan-jalan kita yang tadinya sudah dibangun tapi setelah beberapa bulan rusak kembali. Mau tidak mau harus kita perbaiki kembali,” kata Muhlis.
Pengajuan yang diusulkan rencananya akan masuk pada tahun anggaran 2026, akan tetapi apabila sifatnya darurat dapat dipenuhi di Perubahan, terang Muhlis.
Sekretaris Komisi III DPRD Barito Utara yang membidangi Pembangunan, H. Suparjan Efendi, saat diwawancarai juga membeberkan keluhan yang dialami beberapa desa di wilayah Kecamatan Teweh Baru.
“Ada keluhan tadi mengenai jalan di Desa Panaen dan Liang Buah. Fatal sekali. Sama jalan Desa Gandring KM.33 dan satu lagi di Desa Sabuh,” ungkap H. Suparjan Efendi.
Sebagai wakil rakyat, H Suparjan Efendi sangat memerhatikan dan senantiasa memonitor apa yang menjadi keluhan masyarakatnya. Hal itu juga telah dilakukannya saat reses.
Sementara itu Camat Kecamatan Teweh Baru, H. Joni, S.Pi, M.IP selaku tuan rumah kegiatan Musrenbang menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Pj. Bupati Barito Utara, Drs. H Muhlis, dan para Pejabat beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah lainnya.
“Alhamdulillah beliau tadi sudah memberikan arahan terkait dengan kita,” kata H. Jhoni.
Disebutkan H. Jhoni, masalah yang dominan dibicarakan dalam Musrenbang masih berkait infrastruktur seperti jalan dan jembatan.
“Harapan kita baik dari DPRD, Pemerintah Daerah maupun OPD yang ada, bisa mengakomodir usulan kita pada Musrenbang Tingkat Kabupaten nantinya,” harap H. Jhoni.
Camat yang gemar membaur dengan masyarakat ini menyampaikan pula adanya kendala pada sarana prasarana sektor pendidikan, yaitu adanya sekolah di wilayahnya yang terhambat oleh banjir.
“Agar dapat dipindahkan ke posisi yang lebih aman sehingga proses belajar mengajar kita akan lebih lancar,” harapnya.







