BPBD Balangan Gelar Bimtek InaRISK, Tingkatkan Pemahaman SKPD soal Risiko Bencana

Para peserta berasal dari berbagai SKPD di Kabupaten Balangan.

Kalak BPBD Balangan, H Rahmi menjelaskan bahwa InaRISK dikembangkan oleh BNPB melalui kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga yang bergerak di bidang penanggulangan bencana.

BACA JUGA: Tahun 2025, Dinkes Balangan Perkuat Skrining dan Kemitraan Populasi Kunci untuk Tekan Kasus HIV/AIDS

Aplikasi ini dirancang untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam memahami potensi risiko bencana serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan.

“InaRISK membantu penyebaran informasi hasil kajian risiko bencana daerah, mendukung pengambilan keputusan dan strategi penanggulangan bencana, serta menyediakan data spasial untuk analisis perencanaan,” jelas Rahmi.

Selain bermanfaat bagi pemerintah dalam pemantauan indeks risiko bencana, aplikasi ini juga berguna bagi masyarakat untuk memahami potensi ancaman di sekitar mereka.