“Jadi ada delapan truk kami angkut yang setara 20 ton sampah. Kebanyakan didominasi sampah dari batang bambu,” ungkap Kepala DLH Tabalong, H Slamet Riyadi.

Slamet berharap, aksi bersih-bersih sungai Tabalong terutama anak sungai Mangkusip ini terjaga dari tumpukan sampah.
“Mudah-mudahan bisa bersih dari sampah karena masyarakat memanfaatkan sungai untuk konsumsi terutama bersih-bersih dan untuk keramba ikan,” harapnya.
Di sisi lain, Camat Tanta, Ady Fajar mengapresiasi dilaksanakannya gotong royong membersihkan sungai Mangkusip pad puncak peringatan HPSN 2025.
“Tentunya juga ini untuk mengedukasi masyarakat mencintai sungai dan lakukan pemilhan sampah dengan melibatkan bank sampah,” ucapnya.
Ia menambahkan, bahwa kondisi sungai Mangkusip banyak dahan pohon yang masuk sampai ke aliran sungai dan ada jembatan-jembatan kecil.
Hal tersebutlah yang membuat aliran sungai Mangkusip tersumbat hingga menimbulkan adanya penumpukan sampah.
“Kami terus menerus mengedukasi masyarakat agar tetap mencintai dan peduli sungai,” ungkapnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










